Mengejar Kembang api..

Segitiga Emas Business Park, Jakarta

Tidak sedikit orang yang selalu dan selalu ingin mengabadikan momen ini, tetapi seberapa sulitkah untuk mengabadikannya? Secara teori, ternyata tidak terlalu susah, cukup bermodalkan kamera poket atau DSLR  jika ingin memperoleh hasil yang lebih baik tentunya.

Modal berikutnya yang tidak kalah pentingnya yaitu tripod, jika tripod tidak ada sebagai pengganti dapat digunakan bidang atau papan yang cukup stabil untuk menopang kamera. Setelah modal tersedia, baru saatnya kita berbicara teknis pemotretan.

Untuk kamera DSLR, hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah :

  1. Mengatur kamera pada posisi Manual
  2. Tempatkan fokus lensa pada posis tak terhingga, sehingga seluruh obyek dalam frame akan menjadi jelas.
  3. Matikan lampu flash
  4. Atur ISO pada posisi seminimal mungkin .
  5. Untuk mendapat jejak kembang api yang menarik perlu menggunakan shutter lambat sehingga memanfaatkan mode BULB di kamera adalah ide terbaik. Hal ini diambil karena kita tidak tau berapa lama kebutuhan untuk menyesuaikan lamanya shutter dibuka dengan pergerakan kembang apinya
  6. Atur posisi diafragma pada posisi terendah atau dari f/11 – f/22 sesuaikan dengan kondisi.

Langkah berikutnya adalah berimajinasi untuk mendapatkan komposisi yang sesuai selera. komposisi foto diatur sedemikian sehingga bangunan berada di 1/3 bagian bawah dan langitnya lebih dominan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s