APA YANG DIALAKUKAN OLEH PARA ORANG TUA SAAT ANAKNYA TERSANDUNG DAN JATUH, AKAN MENENTUKAN MASA DEPANNYA KELAK

-Falling Forward – TERSUNGKUR KE DEPAN

Seorang Pembicara Motivator Dunia ditanya oleh wartawan;
“John, mengapa seorang anak perlu di latih untuk jatuh dengan metode Falling Forward.?”

Lalu sang motivator menjawab:
“Jika kita terjerembab ke belakang maka akibatnya akan sangat fatal jika yang terbentur adalah tulang ekor anak kita bisa lumpuh, jika yang terkena tulang belakang bisa cacad dan apa lagi jika kepala bagian belakang yang terbentur maka akibatnya bisa sangat fatal. Jadi ajarilah ia jika jatuh maka jatuhlah kedepan.”

“Itulah mengapa saya mengajari anak saya cara jatuh yang benar; yakni jika jatuh condongkan badanmu ke depan dan jatuhlah kedepan dan sedapat mungkin kamu tahan dengan kedua tanganmu seperti seorang yang mau push up !” kata John meyakinkan sang wartawan.

“Anda seorang motivator mengapa masalah “Jatuh” saja menjadi perhatian bagi anda hingga mengajarkannya pada anak anda, apa pentingnya?” Tanya sang wartawan penasaran.

“Begini, sebenarnya dari kejadian jatuh itulah kita mengajak anak kita belajar tentang kehidupan ini; tidak masalah anak saya jatuh dan berapa kali dia jatuh, saya hanya ingin jika ia jatuh maka ia jatuh kedepan; itu artinya bila ia gagal dalam satu masalah maka ia akan semakin maju pemahamannya akan masalah tersebut meskipun hanya satu langkah saja.”

“Saya mengajarkan kepada anak saya untuk mengerti bahwa bukan seberapa banyak kamu jatuh tapi sebarapa banyak kamu bisa bangkit kembali berdiri dan berjalan kembali setiap kali kamu mengalami kejatuhan dan bukan hanya merengek meratapi nasibnya”

“Saya hanya ingin jika anak saya terjatuh ia tidak lantas tersungkur selamanya tapi segera bangkin dan mencoba kembali berjalan kedepan.”

“Bahkan saya pernah berkata pada anak saya agar ia jangan pernah takut untuk jatuh; karena jika kamu jatuh itu artinya kamu sedang berjalan, berlari, melompat atau bergerak kedepan; jadi jika kamu belum pernah jatuh jangan2 kamu sesungguhnya sedang berjalan ditempat.

Begitupula dalam kehidupan ini, orang yang tidak pernah terjatuh dalam profesi, karir, usaha dsb. Bisa jadi dia sedang diam di tempat tidak mengalami kemajuan apapun dalam hidupnya.”

“Jadi jangan pernah marahi anak kita jika ia terjatuh saat berjalan, tapi ajarilah ia cara jatuh yang benar dan belajar untuk tidak jatuh di tempat yang sama. Agar ia tidak takut pada kejatuhan hidupnya kelak dan mempu bangkit berdiri dan kembali berjalan kedepan”

Demikian sang motivator mengakhiri penjelasannya.

Saya tertegun mendengar penjelasan ini……
Seperti sebuah penguatan tambahan bagi penjelasan kami di acara Motivatalk, Sindo TV tadi malam, tentang mengajari anak-anak kita untuk bisa membaca dan mengambil pelajaran dari alam/Tuhan dan kejadian sehari-hari yang kita alami.

Thanks John…. anda telah memberikan satu pemahaman hidup bagi kita semua yang pernah mengalami kejatuhan dalam hidup atau mungkin dalam usaha kita.

Salam syukur penuh berkah.

-ayah edy-

Sumber : artikel di facebook

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s